Andien Aisyah

Andien Logo Black
  • Home
  • News
  • Video
  • About Us
  • Contact Us
Andien Logo Black
  • Home
  • News
  • Video
  • About Us
  • Contact Us

Konser ‘Suarasmara’ 25 Tahun Andien yang Dibangun dari Filosofi Cinta dan Rasa Penasaran

Republika Online by Republika Online
October 18, 2025
Penyanyi Andien Aisyah Saat Berkunjung Ke Kantor Republika

Penyanyi Andien Aisyah saat berkunjung ke kantor Republika di Jakarta pada Rabu (15/10/2025). Andien akan menggelar konser bertajuk Suarasmara di Istora Senayan Jakarta pada 15 November 2025. Dia mengatakan persiapan konser Suarasmara sudah mencapai 60 hingga 70 persen.

Konser Andien “Suarasmara” bukan sekadar perayaan pencapaian karier; ia dianggap sebagai manifestasi dari kedalaman pemikiran serta rasa syukur atas perjalanan selama seperempat abad di industri musik. Persiapan konser ini telah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen, memasuki tahap eksekusi intensif.

Andien mengaku, dari semua proyek yang pernah ia jalankan, konser yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, pada 15 November 2025 ini yang paling banyak memberinya pelajaran. “Pengetahuan aku paling besar tuh ada di dalam konser ini,” ujarnya saat berkunjung ke Republika di Jakarta pada Rabu (15/10/2025).

Sadar bahwa momen konser 25 tahun adalah kesempatan langka yang mungkin tak terulang, penyanyi kelahiran 25 Agustus 1985 ini bertekad untuk mengerahkan segala energinya. “Jadi aku bener-bener all out dan mengeluarkan segala apa yang ada di dalam pikiranku, di dalam hatiku, di dalam konser ini,” ujarnya.

Baginya, persiapan ini bagaikan sebuah roller coaster emosional, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga seluruh tim yang terlibat, yang dijalani dengan “suka cinta”. Filosofi di balik tajuk “Suarasmara” pun tidak kalah mendalam. Andien sengaja memilih diksi yang tidak tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), menciptakan term yang hanya ia yang punya. Perpaduan kata “suara” dan “asmara” menjadi tema besar yang ingin ia sampaikan kepada penonton.

Maknanya merujuk pada 25 tahun terakhir kariernya, di mana setiap lagu, musik, dan nada yang ia lantunkan di panggung konser akan terasa merasuk ke dalam jiwa, sebuah suara yang berasal dari cinta dan dedikasi. Momen ini dipilih dengan matang, bertepatan dengan usia karier ke-25 dan usia pribadinya yang menginjak 40 tahun. Merujuk pada adagium life begins at 40, Andien melihat ini sebagai permulaan baru yang menunjukkan kematangan dan kedewasaannya dalam bermusik dan menentukan arah hidup.

Rasa syukur menjadi kunci lain di balik kemantapan menggelar konser berskala besar ini. Ia menyadari tidak semua penyanyi memiliki kesempatan serupa untuk terus berkarya dan bereksplorasi di usia karier tersebut. Andien merasa terdorong oleh rasa penasaran yang tak pernah padam.

“Dan yang pasti aku pun juga yang paling aku syukuri adalah aku tuh masih punya rasa penasarannya gitu,” kata dia, menolak untuk berpuas diri dan hanya menikmati pencapaian yang sudah ada.

Aspek musik dan kolaborasi pun menjadi sorotan utama. Andien memilih Tohpati sebagai music director yang akan membawa Tohpati Jazz Orchestra. Keputusan ini merupakan langkah go back to my roots, di mana jaz selalu menjadi rumah yang nyaman bagi Andien. Ia ingin menampilkan konsep orkestra jaz sebagai lini utama yang belum pernah benar-benar dikedepankan oleh penyanyi perempuan lain dalam skala konser besar.

Tohpati dipilih karena orkestranya yang memiliki karakter “badung tapi manis”, tidak terlalu maskulin, dan selalu menyajikan nada yang hangat. Meskipun dikenal sebagai penyanyi jaz di awal karier, eksplorasinya ke genre R&B hingga pop telah membuktikan ia tidak bisa didefinisikan dalam satu kotak musik saja, layaknya mood manusia yang tak bisa selalu bahagia.

“Aku tuh enggak bisa didefinisikan menjadi satu jenis musik saja gitu. Sama kayak kita sebagai manusia,” ujarnya. Eksplorasi lintas genre inilah yang kemudian menjadi dasar kuat dalam memilih kolaborator.

Kolaborator yang dihadirkan dalam “Suarasmara” menunjukkan spektrum luas musik Andien, meliputi lintas genre dan generasi. Ada maestro jaz Indra Lesmana, yang kehadiran dan dukungan totalnya disambut dengan rasa syukur mendalam. Di jajaran diva, ia memilih Vina Panduwinata, yang estetikanya di panggung sangat sejalan dengannya. Kemudian, ada grup yang mewakili era kekinian yakni Diskoria dan Wijaya 80, serta duo musisi muda White Chorust.

Kisah pertemuannya dengan White Chorus sangat menarik, disebutnya sebagai full circle moment. Andien yang awalnya ingin memuji karya White Chorus, justru didahului oleh DM Instagram dari mereka yang mengaku terinspirasi oleh lagu-lagu Andien. “Padahal aku tuh mau bilang bahwa gue terinspirasi sama kalian gitu,” ujarnya.

Di samping persiapan musikal, Andien juga sangat memperhatikan persiapan fisik dan mental. Mengingat padatnya jadwal promo dan meeting jelang konser, kesehatan suara harus dijaga dengan vocal training yang intensif setiap hari, setara dengan rutinitas olahraganya. Namun, kunci utamanya adalah disiplin waktu istirahat. “Istirahat itu sama pentingnya dengan latihan,” ujarnya.

Andien mengungkapkan harapannya yang terdalam bagi penonton pada konsernya nanti. Ia ingin mereka yang hadir membawa pulang lebih dari sekadar tontonan. “Mereka pulang dengan rasa lega, bahagia, and feeling inspired,” ujarnya.

Ia berusaha menyuguhkan sebuah konser yang utuh, yang ia bangun dengan audio, visual, fashion, dan atmosfer, sehingga bahkan penonton yang tidak tahu seluruh lagunya sekali pun dapat terinspirasi. Misinya adalah memperkenalkan bahwa musik jaz itu menyenangkan.

Konser ini sekaligus menjadi pernyataan pribadi Andien sebagai seorang perempuan dan musisi yang menantang stigma lama. Ia menolak anggapan bahwa pernikahan dan memiliki anak akan meredupkan karier penyanyi perempuan. Sebaliknya, hal-hal tersebut justru menjadi sumber inspirasi. “Justru malah membawaku ke sebuah dunia lain atau sisi-sisi Andien yang lain yang selama ini aku enggak pernah tahu,” kata dia.

Source Link

Logo Republika Online
Republika Online

Republika Online – berita terkini, berita hari ini, membahas isu politik, Dunia Islam dan peristiwa terhangat indonesia.

Related Posts

Konser Suarasmara 25 Tahun Andien Berkarya 3

Babak Baru Andien

Selama seperempat abad penyanyi Andien telah berkiprah di panggung musik Indonesia. Untuk mensyukuri sekaligus merayakannya, penyanyi yang mengawali kariernya di...

Konser Suarasmara 25 Tahun Andien Berkarya 3

Konser Suarasmara 25 Tahun Andien Berkarya

Konser Andien bertajuk Suarasmara yang diselenggarakan Sabtu (15/11/2025) di Istora Senayan, Jakarta ternyata merupakan salah satu proyek paling personal dalam...

Konser Suarasmara Andien, Perwujudan Mimpi Masa Kecil Sang Penyanyi

Konser Suarasmara Andien, Perwujudan Mimpi Masa Kecil Sang Penyanyi

Konser Andien bertajuk Suarasmara yang diselenggarakan Sabtu (15/11/2025) di Istora Senayan, Jakarta ternyata merupakan salah satu proyek paling personal dalam...

Pophariini Eksklusif Andien Menuju Konser Suarasmara

Eksklusif Andien Menuju Konser Suarasmara: Kalau Ditanya ke Mana Gue Merasa Pulang, Ya ke Jazz

Jelas dalam ingatan bagaimana pertama kali saya terpapar musik seorang musisi bernama Andien. Suatu hari pulang sekolah di tahun 2010,...

Same Love New Story, Is It Worth It With Andien

Same Love New Story, Is It Worth It? with Andien

So Sarra & Canti are back in the studio dan kali ini, kita kedatangan salah satu diva Indonesia yang juga...

Andien Fokus Kejar Karir Bermusik Sejak Masih Remaja

Andien Fokus Kejar Karir Bermusik Sejak Masih Remaja

Penyanyi Andien siap menggelar konser untuk meryakan 25 tahun berkarir di industri musik Indonesia. Lewat konser bertajuk Suarasmara, Andien akan...

Andien Rasanya Nangis Sebelum Manggung

Andien : Rasanya Nangis Sebelum Manggung

Raditya Dika ngobrol bareng Andien Aisyah yang bercerita perjalanan karir 25 tahun berkarya di industri musik dan membahas persiapan konser...

Andien 25 Tahun Berkarya! Konser Dengan Berbagai Genre Musik

Andien 25 Tahun Berkarya! Konser Dengan Berbagai Genre Musik

Andien kali ini datang ke podcast To Be Honest dengan cerita yang super seru! Ternyata 25 tahun berkarya di industri...

Dari Plogging Ke Panggung Suarasmara

Dari Plogging ke Panggung Suarasmara: Kolaborasi Hijau Andien, Trash Ranger Indonesia, dan Rekosistem

Menyambut konser Suarasmara yang akan datang, Andien Aisyah—musisi sekaligus Eco Living Advisor Rekosistem—mengajak masyarakat untuk memulai perayaan dengan cara yang...

Andien Plogging Di Cfd Jakarta Menuju Konser Suarasmara

Pertama Kali, Andien Plogging di CFD Jakarta Gaungkan Isu Keberlanjutan Lingkungan Menuju Konser Suarasmara

Penyanyi solo Andien baru-baru ini melakukan aksi plogging, yaitu kegiatan memungut sampah sambil berolahraga, di sepanjang rute Car Free Day...

View this post on Instagram

A post shared by Andien (@andien)

Andien Logo Black 1
Andienaisyahfoundation Logo 04 1

CONTACT US

Press Kit

Profile

Photo Gallery

Branding

Ig Black
Tt Black
Fb Black
Yt Black

2024 Andien. All Right Reserved

Designed by 24 Hour Indonesia

Andien Logo Black 1
Andienaisyahfoundation Logo 04 1

CONTACT US

Press Kit

Branding

Profile

Photo Gallery

Tt Black
Ig Black
Yt Black
Fb Black

2024 Andien. All Right Reserved

Designed by 24 Hour Indonesia

Andien Logo Black 1
Andienaisyahfoundation Logo 04 1

CONTACT US

Press Kit

Branding

Profile

Photo Gallery

Ig Black
Tt Black
Fb Black
Yt Black

2024 Andien. All Right Reserved

Designed by 24 Hour Indonesia

5292